Senin, 14 Januari 2013

Modifikasi Kawasaki ER-6n Konsep Gado-Gado


Kawasaki-ER-6n-Modif
BlogOtomotif.com – Dari sononya, kondisi standar Kawasaki ER-6n  sebenarnya sudah cukup untuk membuat mata melotot. Karena itu selain harus berhati-hati tentu butuh konsep khusus yang matang untuk mengubahnya. Namun hal ini sepertinya sedikit dilupakan oleh Adhityo Riestyandi sang pemilik ER-6n yang agak sedikit bimbang dengan aliran yang ingin ditempuhnya.
Betapa tidak, awalnya Adhityo yang biasa dipanggil Adit ini ingin agar tunggangannya dirombak ala café racer, tapi di tengah jalan konsepnya malah berubah. Hal inilah yang mungkin membuat Ujang Daelami dari Jail Bodywork yang dipercaya untuk merombak motor ini menjadi garuk-garuk kepala.
Modif-Kawasaki-ER-6nPerubahan konsep terjadi saat prosesi pemotongan sasis belakang sekitar 50 centimeter. Tiba-tiba Adit memiliki ide lain agar bodi belakangnya dibikin mirip seperti buntut Ducati Diavel. Akhirnya jadilah buntut belakang motor ini bentuknya pipih dengan tangki segede gaban sesuai dengan ciri khas Diavel.
Untuk buntut tangki ala Diavel ini, Ujang harus membuatnya baru dari fiberglass yang dibentuk dengan kombinasi dua stoplamp variasi mobil. Sedangkan tangki masih aplikasi yang original, karena memang masih dirasa pas bersanding dengan butut khas Diavel.
Khusus untuk pewarnaannya, Ujang lebih percaya menggunakan merek Spies Hacker. Warna dipilih abu-abu dop yang lebih dekat ke cokelat. Agar dop masih kentara, soal clear juga masih pakai satu merek.
Modifikasi-Kawasaki-ER-6nUntuk melengkapi kaki-kakinya, belakang yang extra gambot berukuran 240/45-17 dipilih agar lebih memberikan nuansa Diavel. Tapi, agar tarikan mesin ER-6n enggak kedodoran karena hanya memiliki mesin 650 cc, jadi hanya aplikasi pelek 5,5 inci kepunyaan Kawasaki ZX-6 dikombinasi ban belakang 180/55-17.
Sok depan ER-6n yang masih mengusung teleskopik dipensiunkan. Sebagai gantinya aplikasi sok upside down kepunyaan Kawasaki ZX-1000, tentu langkah ini agar haluan depan menyerupai Diavel. Namun pemilihan headlamp proyektor bikin nuansa Diavel jadi kurang kentara.
Entah aliran apa yang bisa kita jatuhkan pada tunggangan milik Adit ini. Minor Fighterkah atau baby Diavelkah ? Rasanya akan sangat jauh kalau motor ini harus disebut menganut aliran café racer meskipun sekilas kalau dilihat dari samping memang berindikasi ke arah situ. Absennya lampu sein dan kaca spion juga sepertinya bukan pilihan yang bijak demi kenyamanan saat motor ini dibawa untuk melaju di jalanan. Well, setidaknya modifikasi Kawasaki ER-6n milik Adit ini dapat dijadikan sebagai bahan referensi saja bukan ?
  • Sokbreker belakang: Showa
  • Handle rem + kopling : Ducati 848
  • Tabung rem : Rizoma
  • Carbon look : Variasi
  • Bengkel Modifikasi : Jail Bodywork Jl. Raya Caman No. 7, Jati Bening, Bekasi Selatan
tags: 

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites