Senin, 14 Januari 2013

Honda Tiger


Berawal dari ketidakpuasan pada tunggangan sendiri, akhirnya tercetuslah ide modifikasi Honda Tiger ini. Donny Vitarus sang pemilik yang seorang pegawai bank swasta kepincut aliran Japs style.

Tapi, bukan sekadar Japs style. Doi awalnya bingung ketika bosan dengan tampilan standar Tiger. “Cukup jenuh juga saat riding di jalan,” buka Donny. Bisa jadi bro, apalagi buat sampeyan sehari-hari sibuk di kantor. He..he..he..

Untuk pencerahan, Donny tak sengaja melihat bengkel modifikasi De Custom yang dikomando Andri Setiawan langsung menanggapi imajinasi Donny. “Bodi custom dibuat dari pelat galvanis 0,5 mm,” terang Andri yang mangkal di Jl. Warung Sila No. 37, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Lanjut ngomongin aliran modifikasi. Japs style yang sekarang sudah mewabah di kalangan pecinta modifikasi ini, oleh Donny dan Andri lebih difokuskan pada penguatan ciri khas sebagai identitas motor itu sendiri.

Salah satu ciri khas motor ini penggunaan lubang buang alias knalpot yang dibikin dua. “Knalpot dari silinder bloknya juga dibuat dua. Keduanya berfungsi dengan baik. Tapi, tak terlalu mempengaruhi power mesin,” kata Donny yang seorang bapak dari kedua anak kembarnya.

Style yang dibuat pada motor ini menjadikan ciri tersendiri untuk Japs style yang dimiliki Donny. Jelas harus punya ciri khas dong. Apalagi dia aktif juga di komunitas Japs style brat style Indonesia.

Lebih puas lagi kaki-kaki dibuat padat. Aplikasi ban lebar dan besar. Tampak lebih kokoh, serasi dengan bodi. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Corsa 120/70-17
Ban belakang : Battlax 150/70-17
Disck belakang : Suzuki Satria 120R

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites